Dunia Pesantren : Cinta Ala Santri

0 komentar

Pesantren memiliki dunianya sendiri dengan kiai sebagai pusatnya. Pesantren memiliki ciri khas sendiri, norma sendiri yang berbeda dengan dunia luar. Begitu juga dalam urusan cinta. Pesantren punya cara sendiri mengekspresikannya yakni "Cinta Ala Pesantren".

Santri, dalam hal fitrah sebagai manusia, tidaklah berbeda dengan yang lainnya. Sama-sama memiliki naluri kasih mengasihi. Namun, tentunya memiliki aturan dan tatacara sendiri yang harus sesuai dengan apa yang termaktub didalam "Kitab-Kitab Cinta Pesantren".

Santri yang tidak patuh pada "Aturan Cinta Pesantren", tidak layak menyandang title seorang santri. Santri yang menganggap biasa bersentuhan lawan jenis, tidak pantas menyandang title santri, apalagi lebih dari itu.

Pesantren memiliki "Aturan Cinta" tersendiri. Aturannya tersebar dalam kitab-kitab kuning yang dikaji oleh para santri. Oleh karena itu, sebagai seorang santri, tidaklah patut bertingkah laku yang bertolak belakang dengan apa yang ia pelajari. Demikian juga dalam hal cinta lawan jenis, hendaknya tidak seperti kebanyakan remaja yang mempopulerkan pacaran, bersetuhan lawan jenis dan semacamnya. Seorang santri harus mempopulerkan pergaulan yang Islami sesuai dengan aturan-aturan yang telah termaktub dalam kitab pesantren. []






Share this article :

Posting Komentar

 
TEMPLATE ASWAJA| Media Pondok Pesantren Al Islami Balikpapan - All Rights Reserved
Supported : Johny dan Mas Themes